Polres Sekadau Perketat Protokol Kesehatan di Pelayanan Publik

Protokol kesehatan ketat di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT)/RMOLKalbar
Protokol kesehatan ketat di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT)/RMOLKalbar

Polres Sekadau menerapkan protokol kesehatan ketat di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Penerapan protokol kesehatan itu diawasi langsung oleh petugas.


Masyarakat yang masuk ke area Mapolres Sekadau harus mengikuti protokol kesehatan, di antaranya wajib memakai masker, mencuci tangan pakai sabun di tempat yang sudah disediakan, diperiksa suhu tubuh hingga menjaga jarak. Protokol kesehatan ini diterapkan untuk mencegah penyebaran dan penularan Covid-19.

“Untuk di SPKT setiap masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan itu harus mengikuti protap pencegahan Covid-19. Kita sudah sediakan, tempat cuci tangan, di cek suhu tubuhnya juga disediakan hand sanitizer,” kata Ipda Agustam, Ka SPKT Polres Sekadau, Senin (9/11).

Selain itu, kata Agustam, di dalam ruangan tempat duduk diatur jaraknya. Sehingga, setiap pengunjung yang mendapatkan pelayanan duduk berjarak.

“Kalau misalnya masyarakat yang datang lupa membawa masker, kita ingatkan. Kita akan tanyakan, kalau memang tidak bawa kita minta agar dia cari masker dulu. Tetap kita jaga protokol kesehatan,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, penerapan protokol kesehatan tersebut juga berlaku bagi anggotanya. Di mana, anggota yang memberikan pelayanan kepada masyarakat juga harus menggunakan masker.

“Kita berharap masyarakat juga memahaminya. Ini sebagai upaya kita dalam mencegah penyebaran Covid-19 dengan disiplin menerapkan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun di air mengalir,” harapnya. 

Sementara itu, Umy Munawaroh (35), salah seorang warga yang datang membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) mengapresiasi penerapan protokol kesehatan di tempat pelayanan publik Polres Sekadau. 

“Jadi, saya tidak cemas atau khawatir tentang Covid-19 karena standar protokol kesehatan yang diterapkan di sini sangat ketat," ujarnya Umy. 

Menurut Umy, penerapan protokol kesehatan tersebut bisa menjadi sarana untuk mengedukasi masyarakat agar terbiasa menerapkan protokol kesehatan.

“Ya, kita sebagai warga harus menyadari bahwa protokol kesehatan saat ini sangat penting untuk menjaga diri dan orang lain. Toh, bukan hal yang sulit untuk mematuhi aturan tersebut,” tutupnya.