Berbagi Kebahagiaan di Hari Listrik Nasional, YBM PLN UP3B Kalbar Santuni Anak Yatim dan Dhuafa

Foto/Humas PLN UIW Kalbar
Foto/Humas PLN UIW Kalbar

Dalam rangka  memeriahkan di Hari Listrik Nasional (HLN) ke-75, YBM PLN UP3B Sistem Kalbar turut  melaksanakan kegiatan yang bertajuk 'Berbagi Kebahagiaan Bersama 75.000 Yatim  dan Dhuafa' yang digelar PLN  secara nasional. Dalam kegiatan tersebut, PLN UP3B Sistem Kalbar  menyalurkan santunan kepada  2  pesantren dan ratusan Anak Yatim dan Dhuafa. 


Menurut Manajer PLN UP3B Sistem Kalbar, Ricky Faizal, melalui kegiatan yang dilakukan pihaknya ingin berbagi kebahagiaan dan rasa syukur atas dedikasi PLN dalam melayani kebutuhan listrik masyarakat selama 75 tahun, dengan memberikan santunan kepada Anak Yatim dan Dhuafa.

"Kebahagiaan yang kami rasakan di Hari Listrik Nasional ke 75 tahun ini kami wujudkan dengan memberikan santunan kepada masyarakat yang sangat membutuhkan, apalagi ditengah masa pandemi yang masih melanda. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban hidup anak-anak Yatim dan warga kurang mampu," ungkap Ricky.

Pesantren Al-Fatah, Desa Sungai Itik, Kecamatan Sungai Kakap, merupakan penerima bantuan yang diserahkan langsung oleh  Pengurus YBM PLN UP3B Sistem Kalbar. Dalam kesempatan itu, diserahkan santunan kepada 200 Anak Yatim dan Dhuafa, masing-masing menerima santunan sebesar Rp.200.000,- dan santunan untuk dua orang pengurus pesantren, masing-masing sejumlah Rp.300.000,-. 

Selain itu, 50 orang Anak Yatim dari Panti Asuhan Al-Haq di Desa Sungai Rengas, Kecamatan Sungai Kakap juga mendapatkan bantuan masing-masing sejumlah Rp. 200.000, dan Rp. 600.000 untuk 2 orang Pengurus Pesantren.

Total bantuan yang diserahkan oleh YBM PLN UP3B Sistem Kalbar sebesar Rp. 41.200.000,-

“Semoga melalui bantuan ini dapat menjadi pembuka pintu keberkahan dari Allah Azza wa Jalla. Serta  diberikan ganjaran pahala  sekaligus mensucikan harta yang didapat oleh seluruh Karyawan PLN.  Semoga selalu diberikan kemudahan serta kemurahan dalam melayani kebutuhan listrik masyarakat,” ujar M. Ayyub Zainur , Pengurus Pesantren Al Fatah.