Keren Asyiknya Anak-anak Saat Bermain Pakai Masker

Putri dan Alda/RMOLKalbar
Putri dan Alda/RMOLKalbar

Putri (11) dan Alda (6), dua bocah perempuan terlihat sedang asyik bermain di teras rumah. Mereka tinggal di Dusun Semaong, Desa Peniti, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau.


Sekilas rutinitas dua bocah ini tak berbeda dengan anak-anak lainnya, yaitu bermain. Menariknya kedua bocah ini bermain dengan tetap mengenakan masker. Meski, mereka hanya bermain berdua saja. 

Saat itu, Putri mengenakan baju berwarna hijau. Sementara Alda mengenakan baju warna biru. Mereka sama-sama mengenakan masker kain berwarna putih. Keduanya pun begitu asyik bermain gambar. 

Mereka pun paham pentingnya menjaga diri di tengah pandemi dengan memakai masker. “Jaga-jaga, biar ndak kena virus corona. Biar aman,” ujar Putri saat ditanya mengapa bermain memakai masker, Senin (16/11). 

Sejak virus corona merebak, saban hari mereka bermain tetap menggunakan masker. Mereka sadar, bahwa masker bisa melindungi diri di tengah pandemi melanda. 

Ibunda Putri, Neti mengungkapkan, saat di luar rumah anaknya memang memakai masker. Ia menuturkan, ini dilakukan untuk melindungi keluarganya dari paparan virus corona. Apalagi, orang-orang silih berganti datang ke warung mereka untuk berbelanja.

“Kami juga kan jualan. Jadi, jaga-jaga pakai masker. Anak-anak juga kami ingatkan kalau ke luar rumah tetap pakai masker,” ucap Neti. 

“Walaupun kita di kampung, kan kita tidak tahu orang-orang yang datang belanja, habis ketemu sama siapa saja. Dari mana? Intinya kita tetap jaga-jaga lah,” sambungnya.

Tidak mudah memang mengajarkan anak-anak untuk membiasakan diri menggunakan masker saat keluar rumah. Namun, protokol kesehatan tersebut harus diajarkan kepada anak-anaknya sedini mungkin.

“Awalnya pasti sulit. Tapi, lama-lama jadi terbiasa. Sebagai orang tua kita juga harus memberikan contoh kepada anak-anak. Kita jelaskan, pentingnya pakai masker,” tuturnya.

“Namanya anak-anak, kalau pakai masker kan suka ndak betah. Ya, pelan-pelan lah kita ajarkannya, beri pengertian. Anak pun paham dan Alhamdulillah sekarang bisa diterapkan setiap hari,” pungkasnya.