Bupati Minta Pacu Pembangunan di Tiga Triwulan Awal

Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan/Prokopim
Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan/Prokopim

Tiga triwulan awal di tahun 2021 menjadi target Pemerintah Kabupaten Kubu Raya untuk maksimal dalam penyerapan anggaran dan kegiatan. Dengan begitu, kegiatan pembangunan dapat dipercepat dan berdampak pada percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.


“Diharapkan untuk 2021 target kita di triwulan terakhir itu hanya belasan persen. Supaya cara kita dalam melakukan penyerapan dan kegiatan itu lebih dipercepat. 

kata Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan seusai menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPA-SKPD) dan Uang Persediaan (UP) Tahun Anggaran 2021 sekaligus menandatangani Perjanjian Kontrak Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2021 oleh Pejabat Eselon II di Ruang Praja Utama Kantor Bupati Kubu Raya, Rabu (20/1).

Muda mengatakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah merupakan investasi. Karena itu, jika pelaksanaan APBD bisa dipercepat, maka akan berdampak pula pada percepatan pertumbuhan ekonomi. 

“Jadi kalau APBD ini bisa dipercepat, sebetulnya gerakan-gerakan ekonomi sosial di bawah itu akan jauh berdampak pergerakannya. Apalagi kita fokus pada penguatan, pemulihan, dan bahkan penanjakan ekonomi sekalian.

Terkait hal itu, dirinya juga menginstruksikan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah untuk lebih inovatif dan sinergis satu sama lain. Sebab anggaran yang dimiliki pemerintah daerah sangat terbatas. Sehingga dibutuhkan kerja sama sinergis antar-SKPD yang punya kegiatan-kegiatan yang relevan.

“Karena kalau kita bicara kekurangan, pasti ada anggaran yang mungkin kurang di SKPD tertentu. Sehingga kegiatan itu bisa disinergikan dengan kegiatan yang ketemu dengan SKPD lain,” terangnya. 

Muda menyatakan kegiatan penyerahan DPA-SKPD dan penandatanganan kontrak kinerja menjadi momen penegasan komitmen untuk lebih fokus dan masif dalam bekerja. Ia mengingatkan para pimpinan SKPD untuk komit pada cara-cara yang terukur dan berdampak lebih baik. 

“Pertumbuhan ekonomi kita di 2020 masih plus 1,16 persen. Dan kita berusaha untuk mengembalikan lagi kepada target pertumbuhan ekonomi kita yang kemarin yang sebesar sekitar 5,7 persen. Mudah-mudahan bisa sampai lagi ke situ bahkan terlampaui. Nah, ini yang membuat agresivitas, progresivitas dan gerak-gerak kita harus lebih banyak,” katanya optimistis.  

Lebih jauh Muda Mahendrawan mengungkapkan upaya-upaya percepatan yang dilakukan pemerintah kabupaten terus menampakkan hasil. Di antaranya Kabupaten Kubu Raya kembali menjadi yang tercepat di Kalimantan Barat dalam proses pencairan dana desa tahap pertama yang diterima oleh 24 desa di Kubu Raya. 

“Kalau di Indonesia kita urutan ketiga. Nah, ini dampak daripada pengaruh sistem pengelolaan nontunai pada dana dan sistem keuangan desa online yang kita terapkan,” tuturnya.