Dampak Covid-19, Omset Penjual Tahu Keliling Turun Drastis

Semenjak diberlakukannya imbauan pemerintah agar masyarakat tidak bepergian ke luar rumah, Dia mengaku omset menjual tahu keliling menurun hingga 50 persen.


“Sangat sepi, apalagi  kalau sudah siang, jarang masyarakat yang mau beli,” ujarnya.

Sepinya pembeli lanjut Yanto (51), penjual tahu keliling juga ditenggarai lantaran kemarin-kemarin muncul berita masyarakat dilarang ke luar rumah Hal ini tentu sangat berpengaruh pada tingkat pembeli di masyarakat

“Berita pasar Tradisional tutup itu hoax, tapi tetap saja berpengaruh. Masyarakat menjadi enggan keluar rumah, apalagi ke pasar yang menjadi pusat keramaian,” jelas Yanto kepada Kantor Berita RMOLKalbar, Jumat (17/4) pagi.

Pihaknya berharap, kasus virus corona bisa segera selesai dan masyarakat bisa kembali aktivitas seperti biasanya.

“Karena jika kondisinya seperti ini terus, perekonomian pedagang keliling akan semakin parah,” ungkapnya.