Deteksi Awal Covid-19 dengan GeNose di SMAN 1 Sungai Raya

Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan/Prokopim
Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan/Prokopim

Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan bersama Ketua Tim Penggerak PKK Rosalina Muda meninjau pelaksanaan deteksi Covid-19 dengan GeNose C19 di SMA Negeri 1 Sungai Raya, Kamis (25/2). 


Muda Mahendrawan menjelaskan deteksi Covid-19 dengan GeNose C19 di sekolah-sekolah di Kubu Raya merupakan upaya skrining awal terhadap para pelajar dan guru tenaga pendidik.

"Yang paling utama ini terhadap skrining awal terhadap guru-guru, agar pembelajaran tatap muka ini dapat diketahui aman sejak awal dan bisa dikendalikan," kata Muda.

Muda mengatakan deteksi Covid-19 dengan GeNose C19 di sekolah-sekolah di Kubu Raya dilakukan sejak digelarnya pembelajaran secara tatap muka di Kubu Raya. Penggunaan GeNose dimulai di SD Negeri 14 Sungai Raya yang berlanjut di SMP Negeri 1 Sungai Raya.

Hari ini di SMA Negeri 1 Sungai Raya, kita ambil sampel dari satu sekolah mulai dari SD, SMP, dan SMA," ujarnya.

Menurut Muda, deteksi Covid-19 dengan GeNose C19 di sekolah merupakan upaya untuk memotivasi pelajar dan guru dalam pembelajaran tatap muka. Sekaligus melihat penerapan protokol kesehatan di sekolah selama pembelajaran tatap muka berlangsung.

"Deteksi Covid-19 dengan GeNose C19 ini tidak membuat orang merasa tidak nyaman, biaya yang ringan, dan akurasinya juga sangat baik. GeNose C19 ini juga telah digunakan oleh kementerian," kata dia.

Muda menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya merasa bersyukur lantaran Kubu Raya merupakan daerah yang pertama di Indonesia yang mendapatkan GeNose 19 buatan UGM untuk mendeteksi Covid-19.

"Saya langsung ke sana (UGM), kita merasa membutuhkan alat ini. Terlebih akan digelarnya pembelajaran tatap muka ini yang utama kita pikirkan," katanya.