Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan, Program TJSL PLN Peduli Serahkan Bantuan Sarana Pendidikan

Foto/Humas PLN UIW Kalbar
Foto/Humas PLN UIW Kalbar

Dorong peningkatan kualitas pendidikan, PLN lewat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli menyerahkan bantuan sarana pendidikan berupa perangkat komputer kepada Sekolah Dasar Negeri 51 dan Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al-Karimah Kabupaten Kubu Raya. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis dilokasi sekolah, Senin (14/11).


Menurut Kepala Sekolah SD Negeri 51, Endang Iryani, saat ini mata pelajaran yang diikuti para siswa rata-rata berbasis komputerisasi sehingga diperlukan sarana dan fasilitas pendukung.

Diakuinya, bantuan perangkat komputer dari PLN sangat bermanfaat bagi para siswa dan membantu pihak sekolah dalam memberikan pendidikan yang berkualitas.

"Sebelum adanya bantuan dari PLN, selama ini kami terpaksa menyewa perangkat komputer dari pihak ketiga, itupun jumlahnya terbatas, sehingga para siswa terpaksa harus bergiliran saat menggunakan komputer," ungkap Endang.

Ia berharap, upaya PLN dalam membantu peningkatan kualitas pendidikan lewat bantuan sarana pendidikan seperti ini dapat diikuti oleh instansi lainnya sehingga kebutuhan mendasar terkait pendidikan bagi para siswa dapat terpenuhi.

Senada, Syabandi, Kepala Sekolah SDIT Al-Karimah mengapresiasi sekaligus mengucapkan terima kasih kepada seluruh insan PLN atas bantuan yang telah diberikan.

"Atas nama sekolah dan para siswa, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PLN. Semoga bantuan yang sangat bermanfaat ini dapat menjadi ladang amal bagi seluruh karyawan PLN, karena mampu mencetak siswa-siswi SDIT Al-Karimah yang berkualitas, berkarakter, dan berakhlak mulia," kata Syabandi.

Sementara itu, General Manager PLN UID Kalbar, Mochamad Soffin Hadi, mengatakan bahwa bantuan yang diberikan merupakan komitmen  PLN untuk mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

"Bantuan perangkat komputer ini tentunya sangat bermanfaat dalam mempermudah proses belajar-mengajar di sekolah. Melalui bantuan ini kami berharap para siswa dapat lebih mudah dalam memahami berbagai ilmu pengetahuan serta teknologi yang berbasis komputerisasi," ujar Soffin.