Eksis 30 Tahun, Bupati Muda Puji Kiprah STIK Muhammadiyah

Foto/Humas Polres Kubu Raya
Foto/Humas Polres Kubu Raya

Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan memuji kiprah Sekolah Tinggil Ilmu Keperawatan (STIK) Muhammadiyah Pontianak selama 30 tahun eksis.


Dirinya menilai sekolah keperawatan tertua di Kalimantan Barat yang memiliki hampir empat ribu alumni itu sangat berperan dalam membantu pemerintah khususnya di bidang kesehatan. 

“STIK yang berawal dari akademi keperawatan ini telah banyak mencetak para perawat yang unggul, tangguh, dan profesional. Mereka ini memberikan pelayanan terbaik bagi masyararakat luas di Kalimantan Barat,” kata Muda Mahendrawan di Sungai Raya, Minggu (18/9).  

Muda menyebut tenaga perawat adalah salah satu profesi yang sangat penting di sektor kesehatan. Sebab keberadaan perawat terkait erat dengan upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat.  

“Tentunya perawat sebagai garda terdepan yang langsung berhadapan dan memberikan pelayanan, pengasuhan, serta edukasi-edukasi kepada masyarakat,” ujarnya. 

Perawat, tambah Muda, juga aktif membangun literasi masyarakat terkait upaya-upaya promotif, preventif, dan kuratif di bidang kesehatan. Hal itu, menurutnya, menjadi bagian dari pengabdian terbaik seorang perawat. 

“Para tenaga perawat mempunyai ruang pengabdian yang luar biasa. Sebab para perawat terbukti hadir di seluruh pelosok Tanah Air menjalankan tanggung jawabnya,” ucapnya.