Informasi Geospasial Jadi Dasar Perencanaan Pembangunan

Foto/Prokopim
Foto/Prokopim

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya mengusulkan Raperda tentang Penyelenggaraan Informasi Geospasial Tematik. Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengatakan saat ini informasi geospasial sudah menjadi dasar untuk perencanaan pembangunan dan pengambilan kebijakan. 


Informasi geospasial sendiri merupakan informasi aspek keruangan yang menunjukkan lokasi, letak, dan posisi suatu objek atau kejadian yang berada di bawah, pada, atau di atas permukaan bumi yang dinyatakan dalam sistem koordinat tertentu. 

“Sehingga kualitas dan kuantitas informasi spasial yang disajikan harus baik agar perencanaan pembangunan yang dihasilkan tepat sasaran,” ujar Muda Mahendrawan di Sungai Raya, Jumat (18/11). 

Muda mengatakan pemerintah daerah dalam menjalankan perannya sebagai pengambil kebijakan dan pelaksana pembangunan sangat memerlukan data dan informasi yang akurat. Dengan data dan informasi yang akurat, diharapkan dapat memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi dalam pengembangan potensi daerah. 

“Sehingga kebijakan, rencana, dan program yang dijalankan telah mempertimbangkan hasil telaah, kajian, dan simpulan dari data dan informasi yang tersedia secara akurat, berkualitas, dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya. 

Muda menerangkan informasi geospasial merupakan informasi yang memiliki referensi keruangan yang dapat disajikan secara spasial dalam bentuk peta dengan sistem referensi geografis tertentu. 

“Dalam rangka penyelenggaraan informasi geospasial tematik secara terpadu dan terintegrasi, perlu adanya payung hukum berupa peraturan daerah,” ujarnya. 

Muda mengatakan sistem informasi data berbasis geospasial akan lebih menavigasi dalam rencana sasaran subyek dan obyek. Sehingga tidak khawatir keliru sasaran dan alokasi anggaran. Arah kebijakan-kebijakan strategis pun menjadi sangat jelas dan konsisten bagi semua pihak. Alhasil rakyat akan terakses dan terlayani dengan baik dan berkeadilan. 

“Jadi arah kebijakan tidak serampangan dan benar-benar sesuai dengan kebutuhan mendesak rakyat di tiap rumah tangga. Bukan hanya berdasarkan keinginan dan kepentingan politik praktis yang instan saja,” ucapnya.