Ketua LDII Kalbar Apresiasi Langkah Cepat Polda Kalbar Tangani Pinjol

Ketua LDII Kalbar, Susanto, SE. ME /RMOLKalbar
Ketua LDII Kalbar, Susanto, SE. ME /RMOLKalbar

Langkah sigap yang dilakukan Kepolisian Daerah (Polda) Kalbar dalam menindak tegas perusahaan Financial Technologi (fintech) atau akrab disebut Pinjaman Online (Pinjol) tanpa ijin diapresiasi," jelas Ketua Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kalbar, Susanto, SE, ME, saat di hubungi media, Sabtu (16/10).


"Langkah cepat jajaran Polda Kalbar menjadi bukti keseriusan atas atensi Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo serta pengaduan masyarakat. Gerak cepat ini patut kita apresiasi karena cukup meresahkan masyarakat khususnya yang menjadi nasabah," tegasnya Susanto 

Dikatakannya bahwa era pandemi seperti saat ini justru dimanfaatkan para  penyedia pinjaman online untuk mengambil pundi-pundi keuntungan. Nasabah dibuat tidak berdaya atas sistem bunga yang mereka tetapkan, dan memang seperti dibuat agar debitur tidak mampu bayar, Ini yang sangat meresahkan.

"Karena keberadaannya meresahkan, dirinya meminta kepolisian untuk memberikan sanksi hukum secara tegas. Prakteknya ilegal dan meresahkan warga, maka hukuman tegas mesti diberikan agar ada efek jera," pinta Susanto.

"Pria yang akrab dengan wartawan ini juga menyarankan agar masyarakat lebih hati-hati dalam menerima tawaran pinjaman, tawarannya sangat memikat, tapi sebenarnya menjerat. Data privasi bisa disadapnya dan digunakan untuk menjerat nasabah. Maka sebaiknya hindari," ujar Susanto

"Oleh karenanya dengan kejadian ini kegiatan-kegiatan literasi keuangan juga mesti diperkuat. Saya ajak mari kita perkuat literasi pinjol agar warga tidak terjebak praktek yang sangat merugikan. Penguatan literasi bukan tugas pemerintah semata, tetapi tugas kita bersama," imbuh Susanto.