Pelikha Kalbar Bagikan Beras Kepada Anggota

Foto/RMOLKalbar
Foto/RMOLKalbar

Serikat pekerja dan LBH pejuang lintas khatulistiwa (Pelikha) kalbar, sebanyak 150 karung beras dibagikan kepada anggota, kegiatan dilaksanakan dikantor sekretaris,  jalan gusti hamza gang pancasila tiga, Sabtu (1/5).


Usai membagikan beras, Ketua Umum serikat pekerja lintas khatulistiwa, (Pelikha), Ir. Jasmin Sibarani mengatakan, kita berkerjasama dengan pihak polda dimana serikat buruh yang ada dikalbar tidak melakukan aksi kejalan untuk menghindari  supaya covid-19 tidak bertambah.

"Kita juga datangkan kawan-kawan pekerja dari RKP, kaisar, NDP, Bintang borneo bersada, dan serikat pekerja bongkar muat (SPBM)," ujarnya.

Lanjut jasmin, tujuan berserikat itu bukan mau memberontak sama perusahaan, tapi bagaimana menjalin hubungan kerja dengan perusahaan dengan cara membuat perjanjian kerja bersama(PKB) ini sama seperti konsama salah satu pihak melanggar dia kenak sangsi. 

"Tujuannya untuk membangun supaya hubungan kerja bagus, tenang berusaha, dan pekerjanya juga tenang. Dengan gaji agak susah otomatis kesejahteraannya juga termasuk hak-hak lainnya seperti masalah THR," ujarnya.

"Kami dari serikat pekerja lintas khatulistiwa minta dari kawan-kawan pers supaya mensosialisasikan agar para pekerja jagan takut berserikat, tujuan berserikat bukan untuk pelikha tapi untuk para mereka para pekerja," tambahnya.

Ditempat yang sama,  Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) serikat pekerja lintas khatulistiwa, Roni M.Panjaitan, SH, tanggal 1 Mei 2021 mengharapkan, semoga nasib buruh kedepan semakin lebih baik dari tahun sebelumnya. 

Kami pengurus DPD berserta jajaran bertekat untuk kedepan buruh akan memperoleh hak-haknya sesuai ketentuan dan peraturan undang-undang ketenaga kerjaan. 

"Serta kita tidak henti-hentinya melakukan melakukan sosialisasi terhadap peraturan pp 35 tahun 2021 dan undang-undang no 11 tahun 2021 tentang omnibuslow," kata Roni.

Dan pelaksanaan aturan yang ada diperusahaan termasuk perusahaan pertambangan, perkebunan yang ada di Kalimantan Barat. 

"Berharap dari pengurus DPD Pelikha supaya semua jajaran DPC yang ada di kabupaten semuanya melakukan sosialisasi untuk aturan yang baru dan penerapannya," ungkapnya.

Pelikha percaya nasib buruh kedepan akan lebih baik terutama disektor perkebunan kelapa sawit dimana penopang ekonomi yang ada di Kalimantan Barat. 

"Kami percaya keanggotaan DPP pelikha yang sudah ada sekitar 2.500 keanggotaan yang sudah memiliki KTA dan beberapa PUK yang sudah terdaftar di dinas ketenaga kerjaan," pungkasnya.