Ucapkan Selamat Beribadah Puasa, Airlangga Minta Masyarakat Tak Mudik

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto/Dok
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto/Dok

Ramadhan tahun ini menjadi tahun kedua bulan suci dijalanin umat muslim di tengah keterbatasan karena adanya pandemi Covid-19.


Berbeda dengan kondisi tahun lalu, Indonesia kini bergerak menuju tercapainya herd immunity dan pemulihan perekonomian pada akhir tahun 2021.

Demikian disampaikkan Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto saat mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bulan Ramadhan 1442H kepada seluruh umat Islam di Tanah Air.

“Ramadhan kali ini menjadi momentum yang baik untuk instropeksi diri, tidak sekadar berpuasa namun diharapkan dapat meningkatkan keimanan kepada Allah SWT melalui berbagai ujian bencana alam yang menimpa Indonesia,” ujar Airlangga seperti dilansir Kantor Berita Politik RMOL, Senin (12/4).

Dikatakan Airlangga, momen ramadhan ditengah pandemi dan dalam situasi dibatasi berbagai kegiatan, kewajiban umat muslim dalam melaksanakan ibadah puasa diharapkan bisa lebih fokus dan disiplin.

 “Sehingga, apa yang dijalani dalam waktu sebulan ke depan dapat menjadikan pribadi yang lebih bertaqwa. Sesuai dengan tujuan dari perintah berpuasa itu sendiri,” ujarnya.

Selanjutnya Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) ini juga mengingatkan agar seluruh masyarakat mematuhi imbauan pemerintah untuk tidak merencanakan mudik. Ia menegaskan, larangan mudik sebagai upaya pemerintah menekan penyebaran virus dan langkah pemulihan dari Covid-19.

“Pemerintah memahami berkumpul bersama keluarga, terutama setelah sebulan berpuasa. Tentu diharapkan masyarakat mampu menahan diri dengan melaksanakan mudik secara virtual tahun ini,” tegas Airlangga.

Airlangga meminta masyarakat lebih bersabar dan turut bekerja sama untuk mempercepat pemulihan. Terlebih, momentum Ramadhan adalah waktu yang baik untuk saling mengasihi, saling berempati, serta saling toleransi antar sesama.

“Harus mulai dari diri kita sendiri. Mari jadikan bulan ramadhan tahun ini sebagai penempaan sikap optimis kita, sehingga kondisi Indonesia bisa kembali pulih" ujarnya. []